Kunjungan Wisman Meningkat, TMII Destinasi Favorit Wisatawan

0
WISMAN 2025

Wisatawan Mancanegara saat mengunjungi salah satu destinasi wisata di Bali. (Foto- Biro Komunikasi Kemenpar).

Di tengah ketidakpastian ekonomi sebagai dampak geopolitik dan perang dagang USA dan China, ada catatan bagus bagi kinerja industri Pariwisata Indonesia. Kementerian Pariwisata melaporkan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) terbilang bagus di semester pertama 2025.

Kementerian Pariwisata mencatatkan sejumlah kinerja positif di tengah tantangan serta visi pengembangan pariwisata Indonesia.

“Di tengah dinamika global dan tantangan pembangunan, kami percaya bahwa pariwisata tetap menjadi salah satu sektor strategis penggerak ekonomi nasional, pencipta lapangan kerja, dan perekat kebudayaan bangsa,” ujar Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dalam keterangannya di Jakarta, Akhir April 2025 lalu.

Menteri Widyanti Putri Wardhana menyebutkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sebagai salah satu indikator yang menunjukkan keberhasilan juga peningkatan daya tarik pariwisata Indonesia. Wisman semakin menjadi kunci untuk menjaga resiliensi pariwisata Indonesia.

 

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana dan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa . (Foto- Biro Komunikasi Kemenpar).

Indonesia mencatatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara yang signifikan pada periode Januari-Februari 2025, sebesar 1,89 juta kunjungan. Jumlah ini meningkat 13 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yakni sebesar 1,68 juta kunjungan. Data ini merupakan angka capaian sementara yang bersumber dari data perlintasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Kami optimistis, bahwa target jumlah kunjungan wisatawan mancanegara dapat tercapai dengan berbagai upaya yang kami lakukan, dan tentunya kolaborasi yang erat dengan berbagai sektor dan pemangku kepentingan,” kata Menteri Pariwisata Widiyanti Putri.
Menteri Pariwisata pun membeberkan pula tentang kinerja sektor pariwisata di momen libur lebaran pada 22 Maret hingga 11 April 2025. Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, tercatat jumlah pergerakan masyarakat mencapai 154,62 juta. Jumlah ini lebih rendah 4,67 persen dibandingkan realisasi pada libur lebaran 2024 yang mencapai 162,2 juta pergerakan.

Hal ini ditegaskan pula Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa yang menyebutkan ada perubahan pola perjalanan masyarakat pada periode Lebaran tahun ini, terdapat kenaikan pada jumlah kunjungan di sejumlah destinasi wisata dibandingkan dengan tahun lalu.

 

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa, saat meninjau kesiapan Taman Mini Indonesia Indah menyambut lebaran Idul Fitri.

Seperti di destinasi favorit masyarakat di Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), yang mencatatkan kunjungan lebih tinggi 46 persen dibandingkan rata-rata kunjungan di periode Lebaran tahun 2024.

Di D.I. Yogyakarta, tepatnya Candi Prambanan, pertumbuhan rata-rata jumlah kunjungan harian meningkat 42 persen dibandingkan periode Lebaran tahun 2024.

Di Kebun Binatang Surabaya di Jawa Timur, pertumbuhan rata-rata jumlah kunjungan lebih tinggi 7 persen dari jumlah rata-rata pengunjung di periode Lebaran tahun 2024.

“Hal ini menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi untuk berwisata di dalam negeri selama libur Lebaran 2025. Peningkatan jumlah kunjungan yang signifikan di sejumlah destinasi wisata ini juga menjadi sinyal positif bahwa upaya peningkatan kualitas layanan dan promosi pariwisata telah membuahkan hasil,” ungkap Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa.

 

Foto Ilustrasi -Pemimpin Umum, Economic Travelling.Com, Olpah Sari saat mengajarkan makan buah rambutan kepada seorang turis mancanegara.

Sementara untuk kunjungan wisatawan mancanegara di periode tersebut, meski bukan menjadi target utama, menunjukkan peningkatan kunjungan sebesar 3,10 persen dibandingkan periode lebaran tahun lalu.
“Berdasarkan data perlintasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, tercatat angka sementara sebesar 260 ribu kunjungan wisatawan mancanegara selama Lebaran 2025,” tambah Ni Luh Puspa. (Fikri Husaini).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!