Dimodali UPZ Bank Kalsel, Penjahit Sungai Andai Tak Lagi Risau
Foto - Humas UPZ Bank Kalsel.
Memiliki keterampilan menjahit, tidak menjamin penghasilan membaik kalau peralatan yang dimiliki hanya seadanya. Inilah yang membuat penjahit perempuan seperti Sri Wardah harus memutar otak mencari modal tambahan membeli mesin jahit yang standar dan baik.
Warga Jalan Padat Karya, Komplek Purnama Permai, Banjarmasin Utara pun sempat kesulitan dengan kondisi ekonomi yang pas-pasan. Maklum saja penghaslan sebagai penjahit merangkap asisten rumah tangga, tidak mencukupi biaya hidup dirinya dan keluarga di rumah.
Jeritan hati perempuan pekerja keras dan penyabar ini pun mengundang empati Tim Bank Kalsel. Melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel, mereka pun memberikan modal usaha bagi Sri Wardah untuk menjalankan usahanya.
“ Ibu Sri Wardah dalam kesehariannya hanya mengandalkan pada usahanya dengan menjahit dengan pendapatan hasil yang tidak menentu setiap harinya dan keadaan saat ini Ibu Sri Wardah menjalankan usaha menjahit hanya menggunakan peralatan mesin jahit yang seadanya,” terang Direktur UPZ Bank Kalsel H. M. Fajri Muhtadi, dalam keterangan resminya.
Menurut cerita Sri Wardah saat menjahit perlunya mesin jahit obras yaitu teknik jahit tepi kain yang digunakan untuk merapikan dan mencegah kain agar tidak berserabu. Namun karena tidak mempunyai mesin obras yang membuat perempuan ini terpaksa memakai jasa kembali ke penjahit yang mempunyai mesin obras.
Sri Wardah ingin sekali membeli mesin jahit obras tersebut agar dapat memberikan harga yang murah ke pelanggan. Namun lagi-lagi ia terkendala dari hasil yang hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Berdasarkan hal tersebut, menurut Pajri , setelah melalui proses, baik itu survei maupun persyaratan yang lengkap, mereka memutuskan Sri Wardah layak untuk diberikan bantuan pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pemberian modal usaha untuk pembelian mesin jahit obras dari UPZ Bank Kalsel.
“Bantuan modal usaha sendiri menurutnya merupakan wujud kepedulian pihaknya kepada pelaku Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM) dan pemberdayaan ekonomi rakyat untuk para penerima manfaat diseluruh Kalimantan,” katanya saat menugaskan anggotanya menyerahkan akhir pekan minggu kedua April 2025.
Pihak UPZ Bank Kalsel sendiri berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung kelancaran usaha dan meningkatkan pendapatan, serta memberikan manfaat yang besar bagi Sri Wardah selaku penerima bantuan modal usaha dari UPZ Bank Kalsel.
Bagi Donatur dan Sahabat Bank Kalsel yang ingin menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, bisa ikut berpartisipasi dalam program-program kegiatan yang diinisiasi oleh UPZ Bank Kalsel dengan menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui UPZ Bank Kalsel.
Untuk donasi bisa disalurkan melalui Rekening Zakat, Infak dan Sedekah :
Bank Kalsel Syariah ,6500844928 (Zakat), 6500846214 (Infak dan sedekah), A.n Unit Pengumpul Zakat Bank Kalsel.Untuk Konsultasi dan Konfirmasi transfer via WA Center UPZ Bank Kalsel: 0811505153. (Olpah Sari).
