Pemprov Suntikan Modal Rp 500 Miliar Bagi Bank Kalsel
Foto-Humas Bank Kalsel.
Capaian bagus dari kinerja Bank Kalsel mendapat apresiasi berbagai kalangan, termasuk Gubernur Kalsel H Muhidin. Terlebih sejak tahun 2024 hingga kini Modal Inti Minimum (MIM) Rp3 triliun lebih berhasil dihimpun dengan baik oleh Bank Kalsel.
Tak heran bagusnya kinerja Bank Kalsel, membuat Gubernur Muhidin tak segan-segan memberikan spirit lewat suntikan dana segar permodalan sebesar Rp 500 Miliar.Penambahan modal usaha sendiri sebagai apresiasi penuh bagi Bank Pembangunan Daerah ini mengembangkan usaha lebih bagus lagi di tengah tingginya persaingan di industri perbankan.
“Insya Allah tahun ini kita akan menambah Rp500 miliar lagi,” kata Gubernur Muhidin, saat berbicara di perayaan sederhana HUT ke-61 Bank Kalsel, di kediaman pribadinya, Selasa (25/03/2025).

Sekedar diketahui Modal Inti Bank daerah adalah modal yang berasal dari pemegang saham bank daerah. Modal ini berfungsi untuk melindungi nasabah dan menyerap kegagalan bank.
Sejatinya peran modal inti bank menjaga stabilitas perbankan nasional, Menjaga kesehatan perbankan nasional, membantu perbankan nasional berkontribusi optimal bagi perekonomian nasional, menjaga kepercayaan nasabah, serta melindungi nasabah dari risiko kerugian.
Terkait kemajuan yang dicapai dan kinerja moncer ini, Muhidin juga mengingatkan Bank Kalsel untuk meningkatkan performanya agar lebih profesional dan transparan. Hal ini semakin membuat Bank Kalsel mendapat kepercayaan penuh dari masyarakat, baik untuk menabung, meminjam bahkan berinvestasi melalui Bank Kalsel.
“Kepercayaan masyarakat itu sangat penting, untuk mendukung keberlanjutan Bank Kalsel ke depannya. Tidak lupa juga peran dari Bank Indonesia serta OJK yang memberi masukan untuk kemajuan Bank Kalsel,” pesan Muhidin.

Pada kesempatan buka puasa bersama memperingati HUT ke-61 Bank Kalsel ini, Gubernur Muhidin juga didaulat menyerahkan secara simbolis bantuan CSR Bank Kalsel, kepada perwakilan panti asuhan, mushola dan juga tahfidz di Banua.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin sangat berterima kasih dengan dukungan semua pihak hingga tumbuh sebagai bank yang sehat dan berkinerja bagus. Semua itu juga tidak terlepas dari arahan Gubernur Kalsel serta kepala daerah lainnya, termasuk dukungan dalam menggelontorkan “amunisi sehat” permodalan sehingga modal inti minimum terpenuhi.
“Alhamdulillah Bank Kalsel sudah melampaui target modal inti minimum, hingga 3 koma 5 triliun. Sehingga OJK tidak perlu memberikan “surat cinta” kepada Bank Kalsel,” ucap Fachrudin yang langsung membuat gelak tawa seluruh tamu undangan.

Refleksi perayaan HUT Bank Kalsel ke-61, sendiri menurutnya, mengutamakan kesederhanaan namun memberikan makna bagus seiring pula tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua yang diadopsi dari spirit Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.
“Hanya saja tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua ini kami sadur ke Bahasa Inggris, menjadi Working Together Embracing Everyone,” papar pria yang berkarir mulai bawah di Bank Kalsel. (Olpah Sari).
