Gubernur Muhidin Apresiasi Kinerja Bagus Bank Kalsel

0
RUPS GUBERNUR

Gubernur Kalsel H Muhidin menyimak serius laporan pertanggungjawaban RUPS Luar Biasa Bank Kalsel. (Foto-Biro Adpim Pemprov Kalsel).

Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhidin, mengapresiasi penuh capaian kinerja terbaik diperlihatkan Bank Kalsel. Dibawah kendali jajaran direksi sekelas Fachrudin, BUMD ini berhasil mencapai kinerja yang baik khususnya dari sisi peningkatan setoran modal yang berpengaruh terhadap naiknya dividen yang diberikan kepada pemegang saham.

Hal ini disampaikan Gubernur H Muhidin menanggapi laporan yang disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) Bank Kalsel, Kamis (13/03/2025) di Banjarmasin.

“Dividen yang diberikan oleh Bank Kalsel tahun 2024 sebesar Rp223.547.833.925 mengalami peningkatan sebesar Rp34,36 miliar atau tumbuh sebesar 18,16% jika dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini membuktikan bahwa kinerja jajaran Direksi Bank Kalsel telah berjalan dengan sangat baik. Ke depan, diharapkan kinerja ini dapat semakin ditingkatkan pada tahun 2025,” kata Gubernur Muhidin.

Muhidin menyebutkan dalam penyertaan modal Bank Kalsel, Pemerintah Provinsi Kalsel tertinggi. Disusul Kabupaten Balangan, dan Kota Banjarmasin. Penyertaan modal sendiri adalah kepercayaan berharga yang diberikan pemegang saham.

“Kesempatan penyertaan modal adalah kesempatan berharga yang hanya diberikan kepada seluruh pemerintah daerah di Kalsel.Kami mengimbau seluruh pemerintah daerah di Kalsel untuk menggunakan kesempatan ini, dengan meningkatkan penyertaan modal di Bank Kalsel,” ajaknya.
Di sis lain Muhidin mengimbau seluruh Pemerintah Daerah di Kalsel untuk meningkatkan
Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada penyertaan modal, agar lebih tinggi dividen dan juga CSR(Corporate Social Responsibility) yang akan didapatkan.
Sekedar diketahui Penyertaan modal adalah penanaman dana, baik dalam bentuk uang maupun aset, ke dalam suatu perusahaan untuk menjadi bagian modal/saham, dengan tujuan untuk meningkatkan permodalan dan kegiatan usaha perusahaan tersebut.

Tujuan Penyertaan Modal sendiri adalah menguatkan permodalan, karena penyertaan modal bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan. Selain itu untuk meningkatkan kegiatan usaha, sebab modal yang lebih kuat perusahaan dapat meningkatkan kegiatan usahanya. (Muhammad Irfani).

Muhammad Irfani – Jurnalis Economic Travelling.Com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!