Laku Pandai ADINK Bank Kalsel Dapat Atensi OJK Pusat
Friderica Widyasari Dewi, didampingi oleh Parjiman, Kepala OJK Kantor Regional Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara), serta Agus Maiyo, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan khusus Booth Bank Kalsel di Pasar Wadai Ramadan, di kawasan Siring 0 Km Banjarmasin, Jumat (06/03/2025).(Foto-Humas Bank Kalsel).
Friderica Widyasari Dewi, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi inovasi terbaru Bank Kalsel Laku Pandai ADINK (Agen Digital Inklusi Keuangan).
Laku Pandai sendiri merupakan kegiatan menyediakan layanan perbankan dan/atau layanan keuangan lainnya yang dilakukan tidak melalui jaringan kantor, namun melalui kerjasama dengan pihak lain dan didukung dengan penggunaan sarana teknologi informasi.
Friderica Widyasari Dewi, didampingi oleh Parjiman, Kepala OJK Kantor Regional Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara), serta Agus Maiyo, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan khusus Booth Bank Kalsel di Pasar Wadai Ramadan, di kawasan Siring 0 Km Banjarmasin, Jumat (06/03/2025).
PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan inklusi keuangan masyarakat melalui inovasi terbaru, yakni Laku Pandai ADINK (Agen Digital Inklusi Keuangan).
Booth Bank Kalsel di Pasar Wadai Siring 0 Km Banjarmasin menjadi pusat perhatian pada hari itu, dengan kunjungan istimewa dari Friderica Widyasari Dewi, Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), didampingi oleh Parjiman, Kepala OJK Kantor Regional Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara), serta Agus Maiyo, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan.

Friderica Widyasari Dewi pun menyambut baik inovasi yang dilakukan oleh Bank Kalsel ini.
“Layanan ADINK ini sejalan dengan visi OJK untuk meningkatkan akses keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional. Kami apresiasi langkah Bank Kalsel yang terus berinovasi dan mendukung program inklusi keuangan nasional,” ujar Friderica Widyasari Dewi.
Sementara itu dalam kunjungan tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menjelaskan secara detail tentang ADINK, sebuah program inklusi keuangan yang dirancang untuk memudahkan masyarakat, terutama di daerah terpencil, dalam mengakses layanan perbankan.
ADINK merupakan bentuk komitmen Bank Kalsel dalam mendukung program pemerintah dan OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.
“ADINK adalah terobosan kami dalam menghadirkan layanan perbankan yang lebih dekat dengan masyarakat. Melalui agen-agen digital yang tersebar di berbagai lokasi, masyarakat dapat melakukan transaksi keuangan seperti transfer, tarik tunai, pembayaran, dan lainnya dengan mudah dan aman,” ujar Fachrudin.
Bank Kalsel berharap, melalui Laku Pandai ADINK, semakin banyak masyarakat yang terbantu dalam mengakses layanan keuangan, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.
Tak hanya pejabat utama OJK Pusat, keberadaan Booth Bank Kalsel mendapat perhatian masyarakat yang mengunjungi Pasar Wadai Ramadan terbesar di Banjarmasin.
Stan ini pun menjadi ajang interaksi langsung antara Bank Kalsel, OJK, dan masyarakat, sekaligus memperkenalkan berbagai produk dan layanan perbankan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas keuangan sehari-hari. (Muhammad Irfani).

