Sedapnya Ayam Bakakak Dapoer BCL “Green Yakin”

0
AYAM BAKAKAK BERSAMA

Dapoer BCL "Ayam Bakar Bakakak" kedatangan Tim Penggemar Kuliner Nusantara.

Bandung dan Kuliner Sunda memang selalu ngangenin siapa saja.Karena sebagai kota serba ada Bandung menjadi destinasi wisata yang paling populer, tak terkecuali dengan segala kuliner Sundanya.

Salah satu yang menjadi favorit wisatawan termasuk yang pernah berkunjung ke Bandung adalah ayam bakar Bakakak. Kuliner yang satu ini merupakan menu Ayam khas Jawa Barat yang dikenal khas karena bentuknya yang utuh.Dan sangat cocok jadi santapan makan bersama keluarga, teman kolega hingga pasangan tersayang.

Namun untuk mencicipi empuknya dan gurihnya ayam bakar Bakakak tak perlu jauh-jauh harus berangkat ke Bandung. Karena di kawasan A Yani Km 10, Komplek Green Yakin, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sudah tersedia menu khas Sunda ini di Dapoer BCL.

 

Di Dapoer BCL ini pengunjung maupun wisatawan bisa menikmati sajian bakar-bakaran lengkap dengan nasi liwet.Ayam Bakakak merupakan satu menu spesial yang ditawarkan bagi penggemar masakan Sunda. Harga yang ditawarkan pun terjangkau kantong namun kualitas masakan benar-benar asli Jawa Barat.

“Alhamdulillah ketemu juga dengan salah satu menu favorit kami, Ayam Bakar Bakakak khas Sunda. Rasanya benar-benar gurih dan tekstur daging ayamnya yang empuk memberikan sensasi berbeda.Jadi tak perlu mesti ke Bandung karena di Komplek Green Yakin Pal 10 ternyata udah tersedia,” ujar Khuzaimi, pencinta kuliner Sunda, saat nongkrong bersama koleganya di Dapoer BCL.

Bagi pria yang merupakan Ketua GATENSI (Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia) Kalsel, rasa ayam bakar Bakakak memang spesial. Karena ternyata masakan Sunda itu bisa diterima lidah masyarakat Banjar. Terbukti dia dan teman-temannya di waktu senggang dari aktivitas selalu mampir ke Dapoer BCL yang ditata dengan pernak-pernik lampu serta menikmati sajian makanan Sunda bisa lesehan bersama.

“Apalagi ayam ini disajikan koki yang didatangkan langsung dari Bandung, sehingga cita rasanya benar-benar nendang.Ayam Bakakak disini memang asli yang pengolahannya dengan cara dibakar. Selanjutnya dihidangkan dalam bentuk utuh tanpa putus dari mulai kepala hingga kaki, hem benar-benar makyos,” ucap pria yang dikenal sebagai salah satu penggiat pariwisata nasional.

 

Gurihnya dan empuknya Ayam Bakar Bakakak khas Sunda Dapoer BCL membuat pengunjung terus menambah untuk disantap bersama-sama.

Hal serupa dirasakan Ichrom Muftezar, salah satu pencinta kuliner nusantara. Pria yang sehari-hari Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, mengaku menyukai ayam bakar Bakakak dan nila bakar yang disajikan dengan cita rasa berbeda. Sehingga menjadi pilihan alternatif bagi siapa saja yang ingin menikmati kuliner nusantara, karena ada menu asli Sunda.

“Ternyata memang rasa dan kelezatan Ayam Bakakak Dapoer BCL memang khas dan membawa kita serasa berada di Bandung.Karena yang disajikan adalah ayam yang fresh plus lalapan dan sambal khasnya.Kami mengapresiasi sekali masakan Sunda yang satu ini dan rekomended juga buat dikunjungi,” kata Tezar, sapaan akrab Ichrom Muftezar.

Dapoer BCL sendiri merupakan salah satu bentuk kecintaan seorang Haji Muhammad Yusuf Malik terhadap kuliner nusantara, khususnya masakan Sunda. Dia memilih Ayam Bakakak sebagai menu andalan, mengingat kuliner yang satu sangat melekat di hati masyarakat Indonesia.

“Ini sebagai apresiasi kami terhadap kuliner Indonesia, kita mulai dari masakan khas Sunda. Dan Alhamdulillah sambutan konsumen cukup baik, meskipun letaknya berada di komplek perumahan. Strategi kami adalah wisatawan atau pun masyarakat yang berpergian dari luar kota maupun dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura bisa mengenal lebih dekat Ayam Bakakak, makanya kami pilih di Pal 10 dekat rumah saja,” cerita Yusuf Malik.

 

Owner Dapoer BCL, Haji Muhammad Yusuf Malik dikunjungi khusus Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, Ichrom Muftezar, yang dikenal pula sebagai penggemar kuliner nusantara.

Untuk memanjakan lidah pengunjung dan wisatawan, Yusuf bersama istri yang mengelola Dapoer BCL tetap menjaga keaslian cita rasa ayam Bakakak ini.Karena rasa benar-benar harus asli, makanya kokinya pun spesial dihadirkan dari Bandung dan merupakan orang-orang profesional, tanpa meninggalkan kearifan lokalnya.

Karena itu pula di kedainya Food Cabin dia selalu menyajikan ayam yang baru dipotong sehingga dagingnya benar-benar fresh. Rasa khas dan original dengan bumbu rahasia ala Sunda dan nusantara disajikan untuk pengunjung maupun wisatawan yang selalu menantikan menu istimewa dan terbaik.

“Kita selalu berusaha memberikan menu spesial dan asli sesuai cita rasa Sunda. Selain Ayam Bakakak kami juga menyediakan menu nila bakar, bebek bakar, cumi bakar (sesuai request dan orderan saja) hingga paket nasi liwet,” terang Yusuf membawa Tim Economic Travelling melihat penyajian langsung ayam bakar Bakakak dari kokinya. (Olpah Sari).

Olpah Sari – Jurnalis – Pemimpin Umum Economic Travelling.Com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!