Animo Lulusan Perawat Banjarmasin Bekerja Ke Jepang Tinggi

0
JEPANG PERAWAT UTAMA

Tenaga Perawat Banjarmasin yang bertugas di Jepang, dikunjungi Delegasi Pemko Banjarmasin, Dr Machli Riyadi dan Dr Ramadhan.

Dibukanya kran bagi lulusan perawat di Banjarmasin dan Kalsel untuk bekerja di Jepang, memberikan dampak positif bagi tenaga kerja kesehatan di Kota Seribu Sungai, Banjarmasin. Animo tinggi pun kian terlihat sejak Pemerintah Kota Banjarmasin memberangkat sejumlah tenaga Caregiver ke Jepang, yang merupakan tindaklanjut kerjasama dengan Kaikoukai, Healthcare Grup.

Dan terakhir sebanyak 18 orang perawat diberangkatkan dan dilepas langsung Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina dalam program kerjasama dengan Kaikoukai, Healthcare Grup, Nagoya, Jepang, pertengahan Nopember 2024 lalu. Mereka merupakan angkatan kedua, setelah sebelumnya angkatan pertama diterbangkan sebanyak 25 orang sebagai Caregiver atau pelaku rawat atau perawat pengasuh.

Pemerintah Kota Banjarmasin membangun kerjasama dengan Kaikoukai Health Corporation di Nagoya, Jepang, sudah berlangsung sejak 2023 dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU).

“Alhamdulillah program kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin yang diinisiasi Wali Kota Banjarmasin Bapak Haji Ibnu Sina dengan Kaikoukai, Healthcare Grup, Nagoya, Jepang memberikan dampak positif bagi distribusi tenaga-tenaga kesehatan yang dimiliki Banjarmasin.Antusiasme mereka untuk ikut program kerja di bidang kesehatan di Jepang sangat tinggi,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekdako Banjarmasin,Dr Machli Riyadi, usai melakukan kunjungan dan Evaluasi ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan Koke Healthcare Grup, Nagoya, Jepang, akhir Nopember 2024.

Machli Riyadi menyebutkan saat ini pihaknya telah membuka pendaftaran gelombang ke empat dan proses seleksinya akan dimulai pada tanggal 10 Desember hingga 17 Desember 2024. Dan peminatnya terbilang banyak hingga harus melewati seleksi yang cukup ketat. Karena yang terpilih adalah kandidat-kandidat terbaik yang siap diberangkatkan.

“Jika mereka nanti dinyatakan lulus maka akan dididik bahasa Jepang termasuk sistem kerja dan attitute dan kebudayaan selama enam bulan. Seluruh proses pendidikan ini mendapatkan beasiswa dari KAIKOUKAI HEQLTHCARE grup, sehingga pemerintah kota Banjarmasin tidak memungut biaya alias gratis kepada seluruh peserta yang mendaftar,” sebut Machli Riyadi.

 

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekdako Banjarmasin,Dr Machli Riyadi dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Dr. M. Ramadhan di depan fasilitas kesehatan Pelayanan Kesehatan Koke Healthcare Grup, Nagoya.

Kesempatan berkarir sebagai tenaga kesehatan di luar negeri, terutama Jepang, menjadi salah satu solusi mengatasi minimnya lapangan kerja bagi lulusan perawat. Karena jumlah lulusan perawat di Banjarmasin cukup tinggi belum sebanding dengan serapan di industri.

“Kami mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan Wali Kota Banjarmasin dan jajaran memberikan solusi terbaik.Meskipun kecil namun cukup berarti bagi lulusan perawat bekerja. Harapan kita program yang sangat baik ini akan berjalan, meskipun nanti Wali Kotanya sudah berganti,” ucap Pemerhati Kota, Syahriyanto Ruslan.

Syahri yang juga Jurnalis Radio Elshinta Jakarta, menilai program kerjasama antara Pemerintah Kota Banjarmasin dan Kaikoukai Health Corporation, Jepang adalah solusi cerdas bagaimana menyalurkan tenaga-tenaga kerja profesional kesehatan. Karena itulah wajar kesempatan ini diberikan kepada anak muda yang berkarakter dan memiliki kemampuan mumpuni di bidang kesehatan.

 

Pemerhati Kota dan Jurnalis, Syahriyanto Ruslan.

“Jangan sampai talenta dan SDM terbaik yang dimiliki Banjarmasin di bidang kesehatan tidak dapat kesempatan bekerja dengan baik. Karena itu kami sangat mendukung program penyaluran tenaga yang profesional dan menguntungkan ini.Masyarakat sangat berterima kasih dengan program ini,” tutur Syahri yang sempat bekerja di sektor kesehatan.

Syahri pun melihat kinerja Machli Riyadi sebagai Kepala Dinas Kesehatan kemudian berada di lingkaran Setdakota Banjarmasin sangat baik dan memberikan perubahan besar dalam pergerakan tenaga kerja profesional keperawatan. Sebagai koordinator pelaksana kerja sama Pemerintah Kota Banjarmasin dengan Kaikoukai Health Corporation di Nagoya, Machli dinilai cakap dan mampu mengemban tugas dengan baik.

“Karena itu tenaga-tenaga kerja keperawatan manfaatkan kesempatan yang telah dibuka dengan baik oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.Jangan kecewakan program baik seperti ini,” tutupnya. (Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!