Jepang Apresiasi Profesionalisme Perawat Banjarmasin
Kunjungan Delegasi Pemko Banjarmasin yang membuat semangat para tenaga kerja kesehatan yang sudah satu tahun lebih menjalani tugas di Jepang.
Profesionalisme dan loyalitas menjadi atensi Jepang terhadap tenaga profesional (perawat dan bidan) Banjarmasin. Karena dedikasi para perawat Kota Seribu Sungai ini dinilai baik dan ramah. Tak heran perlakuan terbaik pun diterima para pekerja yang bertugas di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Koke Healthcare Grup, Nagoya, Jepang.
Mereka adalah pekerja profesional kesehatan (Care Giver) angkatan pertama yang mendapat kesempatan bekerja sebagai Kaigo atau perawat lansia di Jepang. Tenaga khusus bidang kesehatan ini biasanya bekerja di panti jompo dan bertugas secara bergiliran. Para pekerja sudah menjalani tugas selama 13 bulan dari kontrak kerja lima tahun yang dijalani.
Menjadi tenaga Care Giver tentu menjadi pengalaman berkesan bagi sejumlah tenaga kerja kesehatan yang mendapat kesempatan bertugas di Jepang. Kesempatan yang difasilitasi Pemerintah Kota Banjarmasin mampu dijawab kerja keras dan profesionalisme serta menjaga nama baik Banjarmasin dan Indonesia.
“Kami mengapresiasi sekali, apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan pekerja profesional Banjarmasin di bidang kesehatan. Kinerja mereka baik dan hospitality demikian ditambah skill yang mumpuni, mendapat apresiasi di tempat mereka bekerja. Bukan karena kami datang meninjau lalu sikap itu timbul, namun memang performance terbaik itu sudah ditunjukkan sejak menjalani tugas di bulan pertama di Jepang,” terang Dr Machli Riyadi, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Sekdako Banjarmasin, di sela-sela Kunjungan Kerja Fasilitas Pelayanan Kesehatan Koke Healthcare Grup, Nagoya, Jepang, akhir Nopember 2024.
Machli Riyadi sendiri ditemani Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Banjarmasin, Dr. M. Ramadhan, SE. ME. Ak. CA, bertolak ke Jepang dalam rangka kunjungan kerja dan evaluasi sekaligus pemantauan pengiriman tenaga kerja profesional bidang kesehatan asal Banjarmasin. Kunjugan ini merupakan realisasi hubungan bilateral kerjasama Pemerintah Kota Banjarmasin dengan Koke Healthcare Grup, Nagoya, Jepang.

“Dari hasil peninjauan dan chek langsung di lapangan,semua akomodasi bagi semua tenaga kerja profesional asal Banjarmasin mendapat perlakuan terhormat sesuai kapasitas dan keahlian mereka.Bahkan tenaga kerja kita termasuk dihargai dengan sangat baik, sesama teman sejawat dari Jepang serta luar negeri lainnya, serta para lansia yang mereka rawat selama ini,” ujar Machli Riyadi.
Hal ini diakui langsung pula sejumlah perawat dan bidan yang bertemu langsung dengan perwakilan Wali Kota Banjarmasin yang mengunjungi mereka di lokasi kerja dan apartemen tempat mereka diinapkan. Para pekerja profesional kesehatan ini pun mengaku bersyukur diberikan kesempatan bertugas di Jepang.
“Alhamdulillah mimpi ke Jepang akhirnya kesampaian jua. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, terutama Bapak Wali Kota Ibnu Sina, yang memberikan kesempatan kepada kami. Alhamdulillah selama bertugas disini semua berjalan baik, apalagi disini semua orang Jepang sangat ramah dan baik, termasuk juga pasien dan lansia yang kami rawat penuh kekeluargaan,” tutur Dandi, salah satu perawat lulusan Universitas Sari Mulia, saat menerima kunjungan delegasi Pemerintah Kota Banjarmasin,di Nagoya, Jepang.

Dandi pun merasa nyaman dengan tempat ia bertugas dan mendapat fasilitas sarana prasarana yang baik dan modern sehingga memudahkan dalam bekerja. Bahkan rekannya sendiri, Rizky Saputra merasa seperti di kampung sendiri, karena dianggap seperti saudara oleh pekerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Koke Healthcare Grup, Nagoya, Jepang.
“Alhamdulillah ulun (saya,red) merasa senang bisa bekerja disini.Karena suasana kerja dan persaudaraannya begitu kuat di tengah ritme kerja yang profesional.Alhamdulillah tak terasa udah satu tahun lebih ulun dan kawan-kawan menjalankan tugas.Doakan terus juga agar kami disini bisa memberikan yang terbaik dan bermanfaat bagi orang lain,” kata Rizki Saputra, tenaga kerja lulusan Poltekes Banjarmasin.
Baik Dandi maupu Rizky Saputra berharap Pemerintah Kota Banjarmasin agar tetap melanjutkan program kerjasama yang sudah berjalan baik ini. Karena program ini juga semakin menguatkan kapasitas tenaga kesehatan Banjarmasin dengan pengalaman kerja terbaik di luar negeri. Mereka yang bertugas disini mendapat apresiasi lewat honor yang diterima dengan baik dan sebagian besar bisa menabung serta mengirimi uang setiap bulan orangtua dan keluarga.
“Harapan kami program ini terus berjalan dan karena sangat baik bagi distribusi tenaga kerja kesehatan yang profesional serta mematangkan sumber daya manusia bidang kesehatan. Di satu sisi kami juga berpesan kepada para alumni kampus kesehatan untuk memanfaatkan peluang yang diberikan Pemerintah Kota Banjarmasin seperti ini,” ajak keduanya.( Fikri Husaini-Risanta).

