Wisata Kano Sungai Banjarmasin Sudah Dibuka Ya !
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin Hj Dr Siti Wasilah menjajal langsung Wisata Kano yang kelak menjadi wisata terkini dan Alternatif Susur Sungai di Banjarmasin. (Foto - Koleksi Diskominfotik Banjarmasin).
Berwisata Kano tak perlu susah-susah dan jauh ke Kali Sipon, Tangerang, Banten atau ke Laguna Pengklik, Srigading, Sanden, Bantul,Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta,
Karena sekarang di Banjarmasin wisata menyusuri aliran sungai kecil yang menghubungkan Sungai Martapura dan Barito telah hadir. Wisata ini ada di kawasan Sungai Zapri Zam-Zam, Kelurahan Belitung Selatan, Kecamatan Banjarmasin Barat.
Minggu pagi, destinasi wisata berbasis sungai yang diinisiasi Pokdarwis Bandarmasih KSM Maju Bersama, Kelurahan Belitung Selatan, dibuka secara resmi oleh Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina.
Peluncuran Wisata Kano pertama di Banjarmasin diawali dengan uji coba langsung Ibnu Sina dan Dr Hj Siti Wasilah (Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin). Kedua pun mencoba keseimbangan dan kekompakan mengayuh Kano menyusuri kawasan Sungai yang membelah Jalan Utama Zapry Zam-Zam dan Komplek DPR.
Inilah yang membuat wisata terbarukan dan alternatif ini tak kalah seru dengan petualangan di Dusun Baros, Kalurahan Tirtohargo, Kretek, Bantul, pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan menyejukkan di sekeliling Kali Opak. Karena sejatinya sepanjang Zafri Zam-zam sudah tersuguh pemandangan yang cukup asri dan membawa kenangan ke Banjarmasin tempo dulu.

Tak heran jika Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina mengapresiasi kehadiran wisata Kano yang tak kalah seru dengan di pulau Jawa maupun di Eropa seperti Swiss. Karena di sini pemandangan dan suasana benar-benar natural dan penuh dengan kearifan lokal. Apalagi sungai menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Banjarmasin.
“Kami mengapresiasi sekali, wisata ini cukup potensial lebih baik lagi. Dan disini sangat cocok menjadi destinasi wisata berbasis sungai. Apalagi tarifnya cukup murah, hanya Rp 7.500 per orang untuk sekali naik, dan sudah dilindungi asuransi. Mudah-mudahan makin banyak yang berkunjung, dan kawasan ini semakin nyaman untuk berwisata dan berolahraga juga,” ujar Ibnu Sina usai mencoba Kano bersama sang istri.
Dukungan PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan dinilai memberikan inspirasi penting bagi pengembangan pariwisata di Banjarmasin. Diharapkan ini menjadi contoh terbaik bagi perusahaan-perusahaan lainnya mendukung program berbasis kemasyarakatan dan pariwisata lewat penyaluran dana CSR.
Sementara itu Camat Banjarmasin Barat, Ibnu Sabil mengatakan, Wisata Kano ini memang disiapkan dibuka untuk umum. Hanya saja mereka tengah mempersiapkan segalanya termasuk safety, tiket termasuk perlindungnan asuransi.
“Insya Allah secepatnya dibuka untuk umum.Saat ini tim masih melakukan persiapan pendukung lainnya mulai tiket naik kano dan waktu menggunakan Kano sekitar 10 menit. Ini sudah termasuk asuransi,” jelasnya.

Kawasan Sungai Japri Zam-Zam sendiri dinilai cocok sebagai lokasi untuk wisata Kano yang akan mempopulerkan kawasan itu sebagai destinasi kekinian wisata berbasis sungai.
“Insya Allah mohon doanya , ke depan kita tambah lagi dengan fasilitas lain guna meramaikan suasana dan mampu mendatangkan wisatawan sebanyak mungkin. Yang terpenting adalah menata kawasan dengan baik dan wisata dikelola secara profesional namun mengedepankan hospitality (keramahan),” tambahnya.
Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Kalsel, Teguh Winarto,menyambut baik kehadiran wisata baru yang dikembangkan di Banjarmasin. Pihaknya pun akan memberikan dukungan dalam mengembangkan pariwisata di Banjarmasin.
“Tentu ini menjadi energi terbarukan pariwisata di Banjarmasin. Karena wisatawan akan dapat pengalaman menarik menyusuri sungai Japri Zam-Zam dengan kano. Ini pengalaman tak terlupakan bagi wisatawan. Jika memungkinkan menjadi salah satu trip city tour bagi wisatawan yang datang ke Banjarmasin,” kata pria yang juga pimpinan salah satu travel Haji dan Umroh.(Olpah Sari).

