Anugerah Komvas Kota Banjarmasin, Penghargaan Bagi Inovator

0
PDAM OKE

Direktur Utama PDAM Bandarmasih Muhammad Ahdiat ST menerima penghargaan yang diserahkan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina. (Foto-Dok Diskominfotik Banjarmasin).

Kontribusi semua kalangan membantu dan mendukung pemerintah mendapat apresiasi Pemerintah Kota Banjarmasin. Apresiasi ini wujudkan kepada mereka yang memiliki kontribusi nyata dan bermanfaat luas bagi masyarakat maupun pembangunan daerah.

Setidaknya ini direalisasikan Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Perencanaan, Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang), yang kembali memberikan penghargaan khusus kepada mereka yang berkontribusi positif. Namanya Penganugerahan Pemenang Kompetisi Inovasi (Komvas) Kota Banjarmasin untuk Tahun 2024.

Penghargaan Kepada para inovator ini diserahkan langsung Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Kepala Bappeda Litbang Ahmad Syauqi, Selasa siang (19/11/2024) di Aula Kayuh Baimbai, Balai Kota Banjarmasin.

Komvas Kota Banjarmasin sendiri merupakan agenda rutin tahunan yang diinisiasi Bappeda Litbang sebagai ajang apresiasi pemerintah kota Banjarmasin kepada inovator baik kalangan SKPD, Akademisi, ASN, Guru maupun Umum yang memiliki kontribusi nyata melalui produk inovasi yang bermanfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat luas.

Walikota Ibnu Sina menyambut baik partisipasi luar biasa para inovator. Menurutnya, inovasi memiliki peranan penting dalam menjawab tantangan zaman, terlebih era digitalisasi saat ini.

“Inovasi adalah kunci sukses dalam keberlangsungan kehidupan, kalau tidak ada inovasi maka kita akan tertinggal, terlindas dan tergilas. Dengan inovasi, segalanya harus lebih mudah, simpel jangan malah sebaliknya membuat ribet,” ujar Ibnu Sina.

Dia menambahkan kemudahan itu salah satunya sejalan dalam hal pelayanan publik, inovasi sedikit banyaknya dapat membantu pelayanan agar menjadi lebih optimal dan prima, sesuai dengan motto pelayanan publik kota Banjarmasin.

 

Kategori ASN juara tunggal diraih Zelia Hadist – Lurah Sungai Baru, lewat gagasannya “Gema Pusaka”.

“Sesuai motto pelayanan kita, kalau bisa dipercepat jangan diperlambat, kalau bisa dipermudah jangan dipersulit, kemudian kalau bisa selesai hari ini janganlah ditunda sampai besok, karena setelah selesai satu pekerjaan sudah ada pekerjaan lain yang menunggu,” sambungnya.

Ibnu Sina berharap, inovasi inovasi ini dapat menjadi titik balik dari penyelenggaraan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik kota Banjarmasin yang lebih responsif, adaptif serta akseleratif.

“Setelah dilihat tadi inovasi inovasi yang ditawarkan sangat beragam dan saya kira itu bagian dari kekayaan intelektual yang harus kita catat, jangan sampai inovasi ini justru nanti diambil orang lain,” ujarnya mengingatkan.

Wali Kota sarat prestasi ini menyebutkan setiap sudut kota Banjarmasin adalah ruang budaya, ruang kreativitas, ruang partisipasi, dan ruang kolaborasi. One Agency One Innovation, tetap harus ada di masing masing SKPD karena ini bagian dari untuk mempermudah urusan. Dengan kegiatan ini dipastikan Banjarmasin tidak kekurangan inovator

Sementara itu berdasarkan Daftar Pemenang Komvas Banjarmasin 2024, Peringkat pertama Katagori SKPD diraih Bagian Organisasi dengan inovasi “Sumber Daya”.Posisi kedua dengan inovasi Bandarmasih Integrated System miliknya PDAM Bandarmasih.Sedangkan juara ketiga diraih Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, yang mengusung “Parak Acil Online”, yang sebagai terfavorit di kelasnya.

Untuk katagori Guru, menempatkan M Rizali sebagai juara tunggal. Guru Sekolah Dasar ini mengenalkan Jelajah Banjarmasin Pintar, yang mengantarnya unggul dari peserta lainnya.
Kategori ASN juara tunggal diraih Zelia Hadist – Lurah Sungai Baru, lewat gagasannya “Gema Pusaka”. Tak hanya itu di kalangan Akademisi nama Hendro Yulius Suryo, S.Pd, M.Si mencuat menempati rangking satu dengan karyanya Manajemen Strategis Sistem Pendidikan Balance Scorecard.

Selain itu lewat Sabun Herbal Berbahan Dasar Kulit Pisang, apt Tuti Alawiyah, S.Farm meraih posisi runner up untuk katagori Akademisi. Juara ketiga disabet Mahyuddin Noor, M.Pd lewat karya terbaiknya “Paudnesia”.

Panitia juga memberikan penghargaan kepada Masyarakat dan umum, dimulai dengan Abdul Khair dengan karyanya GROWDIO, Speaker tumbuh kembang anak melalui musik gelombang otak. Sedangkan M. Sohiburroihan Akbar berada di rangking kedua dengan CERDASHUKUM, Solusi cerdas bantuan hukum Perdata di Indonesia. Terakhir Nur Rochmad mengangkat COIN, Coaching in Training Method, Inovasi dalam memaknai, mengaplikasi dan menginspirasi Pengembangan Potensi Diri. (Ridzky Husna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!