Bahrul Ilmi Antisipasi Kenaikan Biaya Konstruksi 2027

0
BUPATI BAHRUL

Workshop Penyusunan Standar Harga Bidang Konstruksi yang digelar di Hotel Redtop Jakarta, Kamis (04/06/2026). (Foto - Dok Kominfo Batola).

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala mulai mempersiapkan fondasi penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2027 melalui Workshop Penyusunan Standar Harga Bidang Konstruksi yang digelar di Hotel Redtop Jakarta, Kamis (04/06/2026).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala, Asisten II Setda, Kepala BPKAD, Kepala BP2RD, serta Tim Penyusun Standar Harga Kabupaten Barito Kuala.

Bahrul Ilmi menegaskan standar harga konstruksi bukan sekadar dokumen teknis penganggaran, melainkan instrumen strategis yang menentukan kualitas perencanaan dan efektivitas pembangunan daerah.

Menurutnya, ketepatan dalam menetapkan standar harga menjadi kunci agar setiap rupiah anggaran pembangunan dapat digunakan secara optimal, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Standar harga yang akurat akan menghasilkan perencanaan yang akurat. Sebaliknya, kesalahan dalam menetapkan standar harga berpotensi memengaruhi kualitas pembangunan, efektivitas program, hingga menimbulkan persoalan administratif dan hukum di kemudian hari,” tegas Bahrul Ilmi.

Ia menjelaskan, tantangan penyusunan standar harga saat ini semakin kompleks seiring meningkatnya harga material konstruksi, upah tenaga kerja, serta biaya operasional yang terus bergerak mengikuti dinamika ekonomi nasional.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala harus mampu menyusun standar harga yang realistis, adaptif terhadap kondisi pasar, sekaligus memiliki dasar perhitungan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bahrul Ilmi menekankan bahwa pembangunan daerah yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh ketepatan perencanaan dan kemampuan pemerintah mengelola setiap sumber daya secara efisien.

“Pembangunan yang baik dimulai dari perencanaan yang baik. Karena itu, standar harga harus disusun secara cermat agar menjadi landasan yang kuat dalam penyusunan APBD dan pelaksanaan pembangunan daerah,” ujarnya.

Workshop yang berlangsung selama dua hari tersebut menghadirkan narasumber dari PT Pilar Teknologi Surabaya guna memberikan penguatan teknis kepada tim penyusun standar harga.

Bupati mengajak seluruh peserta untuk bekerja secara profesional, memperkuat kolaborasi, dan mengedepankan akurasi dalam setiap proses penyusunan data.

Ia berharap hasil workshop dapat melahirkan standar harga konstruksi yang kredibel, adaptif terhadap perkembangan ekonomi, serta mampu mendukung peningkatan efisiensi, akuntabilitas, dan kualitas pembangunan di Kabupaten Barito Kuala pada tahun-tahun mendatang.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!