Banjarmasin Targetkan Tampil Kompetitif di Barito Kuala

0
KAFILAH BANJARMASIN

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banjarmasin, H. Lukman Fadlun bersama Kafilah Banjarmasin. (Foto - Media Center Banjarmasin).

Pemerintah Kota Banjarmasin mulai memanaskan mesin persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXVII Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala.

Tidak ingin hanya menjadi peserta pelengkap, Banjarmasin menargetkan kafilahnya mampu tampil kompetitif di tengah persaingan antardaerah yang dipastikan semakin ketat.

Keseriusan itu ditunjukkan melalui pelaksanaan Training Center (TC) Kafilah Kota Banjarmasin yang resmi dibuka di Hotel POP, Kamis (14/05/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdako Banjarmasin, H. Lukman Fadlun.

Bagi Pemko Banjarmasin, MTQ bukan semata ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan arena pembinaan sekaligus pembuktian kualitas generasi Qurani daerah.

Karena itu, persiapan dilakukan lebih terukur melalui pemusatan latihan guna meningkatkan kemampuan teknis, mental bertanding, hingga pendalaman materi keagamaan.

“Kami menyambut baik pelaksanaan training center ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas para kafilah Kota Banjarmasin. Harapannya, mereka bisa tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik,” ujar Lukman Fadlun saat membuka kegiatan.

Menurutnya, tantangan MTQ tingkat provinsi setiap tahun terus meningkat. Kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan kini semakin serius melakukan pembinaan peserta.

Karena itu, Banjarmasin juga dituntut hadir dengan persiapan matang agar mampu bersaing di berbagai cabang lomba.

Training Center tersebut menjadi ruang pembinaan intensif bagi peserta untuk memperkuat kualitas tilawah, hafalan, tafsir, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, hingga cabang-cabang lain yang dipertandingkan.

Tak hanya kemampuan teknis, peserta juga diminta membangun kedisiplinan, mental kompetitif, dan kesiapan menghadapi tekanan saat tampil di arena perlombaan.

“Kepada seluruh peserta, ikuti pembinaan ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab. Tingkatkan pemahaman, wawasan, dan latihan agar hasil yang diperoleh nanti maksimal,” pesannya.

Pemko Banjarmasin juga memberikan apresiasi kepada Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Banjarmasin yang dinilai konsisten membina calon peserta MTQ setiap tahunnya.

Ketua Harian LPTQ Kota Banjarmasin, H. Juli Khair, bersama jajaran pembina disebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan kontingen yang tidak hanya kuat secara kemampuan, tetapi juga memahami nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Target tampil kompetitif di Barito Kuala menjadi pesan penting dalam persiapan tahun ini.

Sebab, Banjarmasin tidak hanya ingin hadir sebagai peserta, tetapi juga membawa ambisi untuk menjaga reputasi sebagai salah satu daerah dengan tradisi pembinaan MTQ yang kuat di Kalimantan Selatan.

Di tengah persaingan yang diperkirakan semakin ketat, kesiapan mental, kualitas pembinaan, dan konsistensi latihan akan menjadi penentu apakah Kafilah Kota Seribu Sungai mampu membawa pulang prestasi membanggakan dari Barito Kuala.(Olpah Sari).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!