Seleksi Ketat, Batola Jaring Paskibraka Terbaik 2026
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala (Batola), H. Zulkipli Yadi Noor, meninjau langsung proses seleksi Paskibra. (Foto - Diskominfo Batola).
Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Kuala (Batola), H. Zulkipli Yadi Noor, memastikan proses penjaringan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun 2026 berjalan transparan dan tanpa kompromi.
Selaku Ketua Panitia Seleksi, ia memantau langsung jalannya monitoring di Aula Selidah Marabahan pada Senin (06/04/2026).
Sebanyak 164 talenta muda terdiri dari 73 putra dan 91 putri, terlihat bersaing memperebutkan posisi prestisius tersebut.
Para peserta merupakan representasi siswa-siswi terbaik dari jenjang SMA, SMK, MA, hingga pondok pesantren di seluruh pelosok Barito Kuala.
Zulkipli menegaskan bahwa durasi lima hari seleksi, mulai 6 hingga 10 April, merupakan fase krusial untuk menguji ketahanan dan kompetensi peserta.
Lokasi seleksi dipusatkan di Aula Selidah dan Lapangan 5 Desember Marabahan, dengan standar penilaian yang sangat komprehensif.
“Demi menjamin objektivitas dan kualitas hasil, panitia menerapkan sistem seleksi berlapis yang melibatkan lintas sektoral profesional. Aspek administrasi dan hukum dikawal ketat oleh Badan Kesbangpol dan Bagian Hukum Setda,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk menguji fisik dan kedisiplinan, personel KODIM 1005 serta Polres Barito Kuala diterjunkan langsung dalam penilaian kesamaptaan dan Peraturan Baris Berbaris (PBB).
Tidak hanya fisik, ketangguhan mental dan kesehatan juga menjadi indikator utama. Tim medis profesional melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, sedangkan psikolog serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) terlibat aktif dalam membedah kepribadian serta bakat para calon peserta.
Melalui kolaborasi berbagai ahli ini, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berkomitmen melahirkan formasi Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter kuat untuk menjalankan tugas negara.(Olpah Sari).
