Inilaha Para Juara Layanan Publik 2025, Siapa Saja Mereka?
Wali Kota Banjarmasin HM Yamin HR didamping Kepala Dinas Kominfotik, Windiasti Kartika, menyerahkan penghargaan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin, Alive Yoesfah Love. (Foto-Tim Diskominfotik Banjarmasin).
Pemerintah Kota Banjarmasin resmi mengumumkan deretan perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan yang dinilai paling menonjol dalam pengelolaan layanan publik sepanjang 2025.
Penghargaan tersebut disampaikan saat Rapat Koordinasi dan Evaluasi SP4N-LAPOR! di Aula Kayuh Baimbai, Banjarmasin, Selasa (09/12/2025),sebuah forum yang setiap tahun memotret seberapa serius pemerintah merespons suara warganya.
Di tengah rangkaian evaluasi itu, Wali Kota H. Muhammad Yamin HR mempertegas bahwa keterbukaan informasi dan kecepatan merespons aduan bukan lagi prestise tambahan, tetapi standar kerja yang wajib.
Baginya, perangkat daerah yang aktif menangani aduan maupun menjaga keaktifan kanal informasi adalah barisan terdepan dalam menjaga kepercayaan publik.
“Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas kerja keras rekan-rekan. Tapi lebih dari itu, ini adalah cermin komitmen kita melayani warga. Pengaduan masyarakat harus menjadi alarm agar kita terus berbenah,” ujar Yamin.
Ia juga mengingatkan bahwa tingginya jumlah laporan tidak otomatis berarti buruk. Justru, banyak warga yang melapor menandakan kepercayaan publik terhadap kanal resmi SP4N-LAPOR!. Namun, satu syarat wajib tidak boleh dilupakan, setiap aduan harus diselesaikan tuntas dan cepat.
“Setiap aduan warga adalah amanah. Respons cepat adalah bentuk penghormatan kepada masyarakat yang sudah percaya menyampaikan keluhannya,” tegasnya.
Dengan sudut pandang itulah, para penerima penghargaan dipandang bukan sekadar pemenang, tetapi cermin ritme kerja birokrasi kota.

SKPD Terbanyak Menerima Aduan, Barometer Tantangan Pelayanan 2025
Kategori yang paling menyedot perhatian adalah daftar SKPD yang paling banyak menerima aduan. Tahun ini, lima instansi tercatat sebagai yang terbanyak mendapat laporan:
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang
Dinas Perhubungan
Dinas Lingkungan Hidup
Dinas Kesehatan
Dinas Pendidikan
Menanggapi kategori ini, Wali Kota Yamin memberi komentar yang cukup menohok sekaligus realistis.
“Semakin banyak aduan, semakin besar PR kita. Selama ditangani dengan baik dan tepat waktu, itu menunjukkan pemerintah hadir untuk masyarakat.”
Kategori ini, menurutnya, harus menjadi pendorong bagi SKPD untuk memperbaiki pola layanan dan mengurai masalah yang paling sering dikeluhkan warga.
Admin SKPD Teraktif 2025, Garda Depan Respons Publik
Di balik setiap laporan warga yang tertangani, ada para admin yang bekerja nyaris tanpa henti. Tahun ini, lima nama dinobatkan sebagai admin teraktif:
Eko Atmanto, A.Md – Dinas Perhubungan
Sutrisno, A.Md.Kep – Dinas Kesehatan
Teddy Adhifitra Rottie, S.Sos – Disdagrin
Yeni Apriyanty – Kecamatan Banjarmasin Tengah
Na’imah, S.E – Kecamatan Banjarmasin Utara
Menurut Wali Kota, para admin ini adalah bagian penting dari wajah layanan pemerintah. Mereka menjadi penghubung langsung antara keluhan warga dan tindakan pemerintah di lapangan.
Kategori Keaktifan Media, Siapa Paling Informatif di 2025?
Tidak hanya pengelolaan aduan, pemerintah juga menilai keaktifan SKPD, kecamatan, dan kelurahan dalam menyebarkan informasi melalui website dan media sosial. Tahun ini, daftar juaranya adalah:
Website SKPD Teraktif
Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan
Dinas Perhubungan
Dinas Sosial
Website Kecamatan & Kelurahan Teraktif
Kecamatan Banjarmasin Selatan
Kelurahan Pemurus Dalam
Kelurahan Sungai Bilu
Facebook SKPD Teraktif
BPBD
DKP3
Satpol PP
Facebook Kecamatan & Kelurahan Teraktif
Kecamatan Banjarmasin Barat
Kecamatan Banjarmasin Timur
Kelurahan Pekauman
Instagram SKPD Teraktif
BPBD
Satpol PP
Dinas Perhubungan
Instagram Kecamatan & Kelurahan Teraktif
Kecamatan Banjarmasin Barat
Kecamatan Banjarmasin Timur
Kelurahan Pemurus Dalam
Kategori-kategori ini menunjukkan perangkat daerah mana saja yang paling informatif, paling konsisten memperbarui konten, dan paling aktif menjaga kanal layanan publik berbasis digital.
Wali Kota Yamin kembali mengingatkan bahwa keterbukaan informasi dan responsivitas terhadap aduan harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar respons tahunan.
“Mari kita jaga kepercayaan masyarakat. Kita bangun pemerintahan yang sigap, transparan, dan dekat dengan warga.”
Dengan diumumkannya para pemenang tahun ini, publik bisa menilai sendiri instansi mana yang bekerja paling aktif dan responsif. Penghargaan tersebut sekaligus menjadi tolok ukur bahwa layanan publik di Banjarmasin terus bergerak menuju standar yang lebih baik.(Ridzky Husna).
