Wawali Ananda Ajak Nakes Perkuat Pelayanan

0
HJ ANANDA

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda. (Foto-Dok Diskominfotik Banjarmasin).

Dukung “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”

Peringatan HKN ke-61 di Kota Banjarmasin bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkuat komitmen seluruh tenaga kesehatan (nakes) dan ASN di sektor kesehatan agar layanan bagi masyarakat semakin prima  dengan semangat “dari hati untuk warga”. Hal ini ditegaskan oleh Hj. Ananda saat membuka acara di Halaman Dinas Kesehatan, Minggu (07/12).

Ananda menekankan bahwa tema HKN tahun ini, “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”, mengingatkan bahwa kualitas SDM Banjarmasin di masa depan sangat ditentukan oleh kondisi kesehatan masyarakat saat ini. Ia meminta agar seluruh nakes memberikan pelayanan maksimal dengan dedikasi dan keikhlasan.

“Harapan kita, seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan maksimal, pelayanan dari hati yang ikhlas. Kemajuan Banjarmasin membutuhkan sumber daya manusia yang kuat dan hebat,” ujarnya.

Ia juga menggarisbawahi tantangan yang harus terus dijawab bersama: persoalan seperti stunting, meningkatnya penyakit tidak menular, serta ketimpangan akses layanan kesehatan.

“Oleh karena itu, transformasi sistem kesehatan harus terus berjalan agar layanan semakin cepat, tepat, dan merata ke seluruh masyarakat,” tegasnya.

Berdasarkan data resmi dari Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin (2023–2024), untuk menunjang upaya pelayanan kesehatan di kota, terdapat berbagai fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan (nakes), antara lain, Sarana Kesehatan 9 Rumah Sakit, 4 Rumah Sakit Khusus, 27 Puskesmas Non-Rawat Inap, 26 Puskesmas Keliling, 25 Puskesmas pembantu, 83 Klinik Pratama dan 13 Klinik Utama hingga 232 Apotek terdaftar di kota

Tenaga Kesehatan / Medis di Banjarmasin sendiri meliputi dokter spesialis di Banjarmasin diperkirakan sebanyak 261 orang (termasuk yang bekerja di RS, puskesmas, klinik, dan praktik mandiri).

Data di atas menunjukkan bahwa Kota Banjarmasin sudah memiliki struktur layanan kesehatan yang relatif lengkap  dari rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga apotek. Namun, keberadaan fasilitas saja tidak cukup.

Seperti disinggung Wawali, pelayanan kesehatan memerlukan dedikasi dan sentuhan manusia  dengan “hati dan keikhlasan”  agar tujuan tema HKN terwujud: generasi sehat dan masa depan hebat.(Ridzky Husna).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!