Ingin Berhaji di Kala Muda, BSI Ada Solusinya !

0
HAJI 1

Foto - Ilustrasi Jemaah Haji Usia Muda.

Banyak anggapan menunaikan ibadah haji itu sebaiknya dilakukan di waktu tua atau dewasa. Anggapan ini bisa benar bisa tidak.Namun sesungguhnya usia senja untuk berhaji terkadang banyak kendala, karena dibutuhkan fisik yang prima dan kesehatan yang mesti dijaga.Maklum saja rangkaian ibadah haji bukan perjalanan biasa, melainkan butuh kebugaran fisik agar dapat melakukan dengan baik dan khusu.

Salah satu persoalan lainnya adalah adalah kecenderungan naik haji ketika usia tua adalah biaya. Karena ongkos naik haji itu mahal dan besar serta butuh kesabaran untuk menyimpan uang.Mulai Rp.40 juta lebih  hingga ratusan juta jika memakai jalur khusus.Nah bagi yang tergolong muda dan baru berumah tangga, tentu butuh alokasi dana khusus agar niat menunaikan haji bisa terlaksana dan pas waktunya di usia muda. Karenanya mereka butuh solusi dan pandangan ke depan agar bisa berhaji dalam usia tergolong muda dan tidak terlalu tua.

Nah satu solusi pun ditawarkan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI). Bank berbasis syariah plat merah ini pun memfasilitasi layanan perencanaan ibadah haji sejak dini melalu BSI Tabungan Haji Muda Indonesia dan program cicil emas sebagai investasi jangka panjang. Dua instrumen tabungan dan investasi syariah ini menjadi alternatif masyarakat dalam mempersiapkan pendanaan jangka panjang terutama persiapan dana haji.

 

Foto – Humas BSI.

Bagaimana bisa ?, begini menurut Direktur Sales & Distribution BSI BSI Anton Sukarna. Dalam keterangan resminya dia menekankan pentingnya langkah merencanakan perjalanan ibadah haji sedari dini, mengingat kondisi antrean keberangkatan haji yang dapat mencapai puluhan tahun di berbagai wilayah Indonesia.

Anton pun menyebutkan BSI Tabungan Haji Muda Indonesia tidak hanya berfungsi untuk menyimpan dana, tetapi juga menanamkan nilai-nilai spiritual dan perencanaan keuangan islami kepada anak sejak dini.

“Nasabah dapat membuka rekening Tabungan Haji Muda sejak anak berusia 0 tahun. Di saat yang sama, nasabah juga dapat melakukan program cicil emas sebagai solusi investasi untuk mempersiapkan dana haji di masa mendatang,” terang Anton Sukarna.

Anton Sukarna juga membeberkan saat ini anak dengan usia 12 tahun sudah bisa mendapatkan nomor porsi haji. Hal ini semakin memudahkan masyarakat untuk mempersiapkan perencanaan sejak dini sambil menunggu keberangkatan haji yang waktunya mungkin relatif lama.

BSI pun secara konsisten mengkampanyekan program Ayo Menabung Haji Aman dan Terencana (ABATANA). Melalui program ini, nasabah dapat mengaktifkan fitur autodebet (standing instruction) dari rekening orang tua ke rekening tabungan haji anak secara berkala setiap bulan, sehingga tabungan haji bisa tumbuh secara disiplin dan berkelanjutan.

“Program ABATANA dirancang tidak hanya sebagai produk finansial, tetapi juga sebagai sarana edukatif bagi keluarga Muslim untuk merencanakan ibadah haji secara spiritual dan keuangan sekaligus,” ujarnya lagi.

Selain itu Anton menuturkan bahwa literasi cicil emas sebagai salah satu pilihan investasi jangka panjang untuk persiapan dana haji. Melalui fitur Cicil Emas di superapps BYOND by BSI, nasabah bisa mencicil emas mulai dari nominal kecil yang kemudian dapat dikonversi menjadi dana tunai saat dibutuhkan untuk pelunasan haji.

“Cicil emas menjadi alternatif investasi yang stabil dan sesuai prinsip syariah. Nilainya cenderung naik, dan bisa dijadikan solusi cerdas untuk menyiapkan dana haji dalam jangka menengah-panjang,” pungkasnya. (Olpah Sari).

Olpah Sari – Jurnalis – Pemimpin Umum Economic Travelling.Com.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!