Kompak Banjarmasin Bersih Bersih TPA Basirih
Foto Ilustrassi -Sampah dan tata kelola lingkungan kota menjadi perhatian penting dalam kepemimpinan Yamin-Ananda.Usia Banjarmasin yang mendekati setengah abad, membutuhkan sinerrgi kuat semua pihak menjaga kota pusaka, bersejarah dan wisata, kota Banjarmasin.
Siapa bilang Banjarmasin tidak serius menangani sampah. Upaya percepatan mengatasi persoalan sampah terus dilakukan dibawah duet kepemimpinan HM Yamin HR dan Hj Ananda. Mulai mengevaluasi, menata dan bertindak cepat di lapangan agar masalah sampah segera terurai.
Salah satu langkah strategis juga dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin adalah bersih-bersih Tempat Pemerosesan Akhir (TPA) Basirih. Tempat ini memang tengah ditata ulang dan dikelola sesuai regulasi pasca terbitnya lampu hijau yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup.Hal ini juga merupakan bagian upaya percepatan memanfaatkan TPA Basirih.
Minggu sore (13/04/2025) Wali Kota Banjarmasin H M Yamin HR memimpin langsung bersih-bersih di TPA Basirih. Didampingi Sekdako Ikhsan Budiman, dia pun terjun langsung bersama jajaran Kepala SKPD, camat, lurah, para aktivis lingkungan, organisasi hingga komunitas pemuda, ke lapangan “balicak-licak”.

Meskipun baru pulih dari sakit, tidak menyurutkan semangat Wali Kota Banjarmasin untuk melakukan pembersihan yang dimulai dari membersihkan saluran air lindi (cairan sisa sampah), penanaman pohon serentak hingga meratakan dan memangkas beberapa pohon dan tanaman rambat.
“Kita ingin mereka tahu dan kita kumpulkan untuk kerja bakti bersama, sebab bahkan ada sebagian dari mereka yang belum pernah kesini (TPA),” terang Yamin.
Yamin pun optimis Kayuh Baimbai dan kebersamaan membuat Banjarmasin perlahan-lahan terbebas dari bekapan masalah sampah. Dia pun sangat berterima kasih dengan dukungan semua pihak, aksi bersih-bersih Minggu sore membuat TPA terlihat asri dan kian tertata.
Disela kerja bakti, Yamin meninjau dan melihat langsung sejumlah peralatan dan rumah kompos,. Bahkan rencana menata sanitasi di kawasan TPA ke depan menjadi perhatian khususnya bersama Hj Ananda. Wali Koya juga ingin mengetahui bagaimana rencana kesiapan infrastruktur seperti penambahan atau pembangunan tanggul di sepanjang saluran air.
“Beberapa hari ini saya datang ke sini memantau progres progres yang dilaksanakan, bukan ingin berkantor disini, progres itu yang kita pantau langsung, supaya maksimal,” ucapnya sambil bergurau.

Diketahui, aksi tersebut juga dalam rangka menyambut kedatangan Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR di Kalsel dalam waktu dekat.
“Kita bereskan dulu masalah sanitasi saluran airnya, itu semuanya yang paling utama, karena itu yang menyebabkan pencemaran, terus ada beton beton yang sudah retak itu juga harus segera diperbaiki PUPR,” jelasnya.
Yamin pun menekankan, lampu hijau yang diberikan Kementerian Lingkungan Hidup terkait penataan kawasan TPA Basirih harus ditindaklanjuti secara serius dan tidak main-main.
“Ini harapan kita dan tentu ini keseriusan kami sebagai warga juga pemerintah untuk menyikapi permasalahan yang ada,” tandasnya.(Ridzky Husna).
