CREED-S Ajari Anak Muda Belajar Water Rescue

0
CREED-S 1

Basic Skill dalam Penyelamatan Air serta Teknik Penggunaan Perahu Dayung dan Perahu LCR, dua langkah yang diajarkan dalam Pelatihan Water Rescue.

Gandeng Elang Khatulistiwa Indonesia Hadirkan Generasi Tangguh

Kecelakaan di air belakangan ini cenderung meningkat. Selain tidak bisa berenang, banyak korban meninggal dunia karena terlambat ditolong serta sejumlah faktor non teknis lainnya.

Kecelakaan juga kerap terjadi di tempat-tempat wisata air.Karena tak jarang menimbulkan korban jiwa dan membuat trauma.Tak hanya orang dewasa, kerap kali juga kecelakaan di air korbannya adalah anak muda dan remaja.Minimnya SDM tim penyelamat termasuk tim water rescue, menjadi persoalan tersendiri.

Berangkat dari hal itu pula sebuah gerakan pemberdayaan generasi muda dilakukan. Diawali dari Kolam Retensi Cieunteung, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Course of Rangers Enforcing Epic Duty Scout (CREED-S) sebuah komunitas penyelamat mengelar pelatihan Water Rescue, di awal tahun 2025.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi bagi generasi anak bangsa mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan dalam kondisi kedaruratan, “ terang Ketua CREED-S, Kang Udem, kepada awak media, Sabtu (05/01/2025).

Pelatihan ini merupakan kolaborasi dengan berbagai pihak yang kompeten, termasuk dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan” EAGLE TRAINING & EDUCATION” Elang Khatulistiwa Indonesia. Lembaga yang diawaki Traveler Abby dan Andi Suka ini termasuk turut berperan aktif dalam membina dan melatih karakter anak bangsa yang kompeten dan berani stand up di tingkat nasional maupun internasional.

 

Kepala Lemdiklat Eagle Training & Education Elang Khatulistiwa Indonesia, Andi Suka (kaos merah) memberikan arahan kepada peserta.

“ Pembekalan Water Rescue sendiri diketahui memiliki prinsip utama menolong dengan teknik se- aman mungkin bagi penolongnya. Metode pertolongan di air adalah tahapan atau langkah untuk memudahkan para penolong mengingat bagaimana cara menghadapi ketika terjadi kecelakaan di air,” ujar Udem.

kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga menanamkan rasa tanggung jawab dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat.

“Kami berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk membantu masyarakat di masa mendatang, baik dalam kegiatan sosial maupun saat bencana alam,” sambung Ketua CREED-S.

Kepala Lemdiklat Eagle Training & Education Elang Khatulistiwa Indonesia, Andi Suka, mengatakan Water rescue penting karena dapat membantu menyelamatkan nyawa dan meminimalkan risiko cedera atau kehilangan nyawa di perairan.

“Water rescue adalah teknik pertolongan yang dilakukan di air untuk menyelamatkan manusia dan barang berharga yang berada dalam keadaan berbahaya.,” tambahnya.

Dia pun membeberkan Water rescue dapat dilakukan di berbagai tempat, seperti sungai, danau, kolam renang, curug, dan bendungan. Disamping itu lanjutnya, ada pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk melakukan water rescue. Mulai kemampuan berenang dan menyelam, Perhitungan dan pertimbangan, Pengetahuan tentang bahaya di air, Keahlian pada semua aspek pertolongan, Kesiapan fisik.

“Jadi Prinsip utama dalam water rescue adalah menolong dengan teknik yang aman bagi penolong. Salah satu metode pertolongan di air adalah RTRGT (Reach, Throw, Row, Go, Tow),”terang Andi.

 

Founder Elang Khatulistiwa Indonesia, Abby.

Dalam pelatihan yang disaksikan langsung Founder Elang Khatulistiwa Indonesia, Abby, peserta dibekali berbagai kemampuan dasar dan lanjutan dalam penyelamatan air. Mereka dapat mengenal wawasan dan pengetahuan terkait Kedisiplinan dan leadership, Teknik Penggunaan Perahu Dayung dan Perahu LCR, Teknik Pertolongan dan Evakuasi Korban di Air, Medical First Response serta basic Skill dalam Penyelamatan Air.

“Pelatihan kemampuan skill bagi anak muda generasi bangsa sangat diperlukan, ditambah harus dilakukan berkesinambungan, terdapat perlindungan hukum, perlindungan kecelakaan dan kematian untuk menunjang program pemerintah mencetak Sumber Daya Manusia yang kompeten berdasarkan profesinya,” Kata Abby.

Abby sendiri menekankan pentingnya perlindungan hukum dan perlindungan kecelakaan kerja bagi anak bangsa sangat diperlukan mengingat berkegiatan di alam terbuka yang high risiko sehingga perlu pelatihan berkelanjutan.(Fikri Husaini).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!