Bank Kalsel Resmikan Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Telaga Langsat
Bank Kalsel bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tanah Laut dan OJK Provinsi Kalimantan Selatan meresmikan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Telaga Langsat, Takisung, Kabupaten Tanah Laut. (Foto-Humas Bank Kalsel).
Perhatian industri jasa keuangan terhadap masyarakat tidak hanya dalam urusan transaksi keuangan, namun juga dalam menanamkan pemahaman pentingnya memahami keberadaan perbankan untuk sebuah kesejahteraan.
Program yang dilakukan adalah melalui Ekosistem keuangan inklusif atau EKI, yang bertujuan untuk memberikan akses yang lebih baik kepada seluruh lapisan masyarakat terhadap layanan dan produk keuangan.
Setidaknya Inklusi keuangan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi Mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraa. Tak hanya itu Inklusi keuangan memperkecil ketimpangan, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membangun lembaga keuangan yang tepat guna memenuhi kebutuhan masyarakat miskin .
Terkait upaya mempercepat pengembangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui perluasan akses keuangan bagi masyarakat desa serta mensukseskan pembangunan desa melalui visi “Desa Dibina, Kota Ditata”, itulah Bank Kalsel bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tanah Laut dan OJK Provinsi Kalimantan Selatan meresmikan Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) Desa Telaga Langsat, Takisung, Kabupaten Tanah Laut,Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel sendiri hadir mengambil peran sebagai lembaga jasa keuangan yang menyediakan ragam produk dan layanan untuk implementasi EKI di Desa Telaga Langsat. Produk dan layanan yang disediakan antara lain pembukaan rekening simpel di SDN 1 Telaga Langsat sebanyak 51 orang,pembukaan rekening masyarakat desa baik itu perangkat desa dan umum sebanyak 104orang, penyaluran kredit UMKM sebanyak 11 NOA (Number Of Account) dengan jumlah plafond sebesar Rp1.351.000.000.
“Sebagai Banknya Urang Banua, Bank Kalsel berkomitmen untuk berkontribusi padapengembangan desa di Kabupaten Tanah Laut, khususnya Desa Telaga Langsat, yang pada pengembangan desa ini selaras dengan program OJK dalam Ekosistem Keuangan Inklusif Desa”,ungkap Direktur Utama Bank Kalsel Fachrudin.

Bank Kalsel sendiri berkomitmen ke depannya akan konsisten untuk tetap mentransmisikan pengembangandesaini melalui ragam produk/layanan keuangan Perbankan.
“Dari sisi edukasi keuangan bagi seluruh kalangan Masyarakat baik umum maupun pelajar,pengelolaan keuangan desa dan UMKM dengan ketersediaan permodalan yang terjangkau dan mudah bagi UMKM untuk dapat mengembangkan usahanya,” ujarnya.
Bersamaan dengan itu Kepala OJK Provinsi Kalimantan Selatan Agus Maiyo percaya bahwa dengan adanya program EKI dapat mengembangkan dan meningkatkan kesejahteraanmasyarakat desa melalui perluasan akses keuangan bagi masyarakat.
“Kami menghimbau para penduduk Desa Telaga Langsat dapat memanfaatkan setiap produk dan layanan keuangan sesuai kebutuhan. Penduduk dapat memanfaatkan tabungan untukmenyimpan uang yang aman dan mempermudah transaksi pembayaran, serta memanfaatkankredit yang diperoleh dengan bijaksana, dan menggunakan perlindungan jaminan ketenagakerjaansesuai kebutuhan”, Kata Agus Maiyo.
Pj Bupati Tanah Laut H. Syamsir Rahman mengatakan bahwa pemerintah daerah melalui TimPercepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) hadir dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berusaha membuka akses keuangan yang lebih produktif, mendorong lembaga jasa keuangan untuk berperan dalam pembangunan ekonomi daerah, serta menggali potensi yang dimiliki setiap wilayah untuk dikembangkan lebih lanjut,” ucap Syamsir.
Peresmian Ekosistem Keuangan Inklusif Desa Telaga Langsat sendiri juga dirangkai dengan sejumlah kegiatan pagelaran tarian budaya, pengundian doorprize. Selain itu ada pagelaran Pasar Murah untuk membantu masyarakat dalam ketersediaan barang pokok ke desa yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Tanah Laut. (Olpah Sari/Adv).

