Program YESS Harus Berlanjut , Kabupaten Banjar Berikan Dukungan Penuh
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, HM Hilman dan Project Manager Program YESS PPIU Kalimantan Selatan, Angga Tri Aditia Permana.
Keinginan Kementerian Pertanian (Kementan) bersama International Fund For Agricultural Development (IFAD) akan menciptakan wirausaha milenial tangguh dan berkualitas melalui program Youth Enterpreneurship And Employment Support Services (YESS), terus mendapat dukungan berbagai kalangan di tanah air.
Di Kabupaten Banjar dukungan penuh keberlangsungan program regenerasi petani dan menghadirkan petani-petani muda potensial terus berlangsung. Terlebih daerah ini salah satu yang menjalankan program mencetak petani-petani milenial berkualitas, di Kalsel bersama Kabupaten Tanah Laut, Tanah Bumbu serta yang terbaru Hulu Sungai Selatan.
Hal ini selaras dengan harapan Melalui program YESS akan terwujud regenerasi pertanian, meningkatnya kompetensi sumberdaya manusia dari perdesaan, meningkatnya jumlah wirausaha muda di bidang pertanian.
Sehingga pertanian akan menjadi lapangan kerja menarik, prospektif dan menguntungkan, dan dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran serta terjadinya urbanisasi.
Bahkan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dalam setiap kesempatan selalu menyampaikan pertanian merupakan salah satu sektor yang akan selalu menjadi andalan bagi perekonomian IndonesiaTentunya ini perlu dukungan dari SDM pertanian yang memiliki potensi besar yang berasal dari usia produktif.
Hal ini dipertegas kembali Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi yang menyebutkan dua kunci utama dalam pelaksanaan Program YESS Kementan.
“Pertama Program YESS hadir untuk meningkatkan kapasitas pemuda di pedesaan melalui pendidikan dan pelatihan untuk menjadi agen pembangunan pertanian. Kedua, sasaran dari Program YESS yakni pemuda/i harus memiliki jiwa kewirausahaan dari hulu sampai hilir,” sebut Dedi.

Dalam District Multi Stakeholder Forum (DMSF) untuk Kabupaten Banjar di 2024 ini, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PPN) Banjarbaru selaku Provincial Project Implementation Unit (PPIU) Kalimantan Selatan dalam Program YESS kali ini bersama pemangku kepentingan lainnya, memastikan keberlanjutan Program Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS) melalui dukungan dari berbagai SKPD, stakeholder, dan offtaker dengan program replikasi.
Hal ini terkuak dalam pertemuan Forum DMSF di Hotel Aston Banua, Banjar Selasa (04/06/2024).Pertemuan ini pun dihadiri sejumlah kepentingan di Kabupaten Banjar, termasuk Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Banjar, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian Kabupaten Banjar, serta perwakilan dari SKPD, perbankan, camat se-Kabupaten Banjar, Bappeda Kabupaten Banjar, mobilizer, fasilitator, dan penerima manfaat program YESS.
Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar, HM Hilman dalam sambutannya bahwa forum ini bertujuan sebagai tahapan lanjutan untuk mendukung pelaksanaan Program YESS khususnya di Kabupaten Banjar.
”Momen DMSF kali ini ada kesempatan menggali informasi serta menyinergikan seluruh stakeholder dari perangkat daerah, perbankan, dunia usaha, dan lembaga serta organisasi masyarakat. Pertanian harus menjadi lapangan kerja yang menarik, prospektif, menguntungkan, dan berdampak pada penurunan angka pengangguran serta tingkat kemiskinan, selain itu juga menjadikan wirausaha milenial yang tangguh dan berkualitas,” Ujar Sekda Banjar.
Sementara Project Manager Program YESS PPIU Kalimantan Selatan, Angga Tri Aditia Permana, dalam pertemuan khusus ini menekankan pentingnya kolaborasi multi-sektor dalam pengembangan usaha.
“Pengembangan suatu usaha tidak hanya dilakukan oleh satu sektor atau SKPD saja, tapi perlu melibatkan pihak lain seperti perbankan dan Baznas untuk menyalurkan pembiayaan atau akses permodalan untuk usaha-usaha produktif. Kami berharap semua stakeholder yang hadir dapat mendorong pengembangan entrepreneurship dan employment khususnya di wilayah Kabupaten Banjar,” katanya.
Dari pertemuan penting ini diharpkan output mencakup kebijakan dukungan peraturan daerah berupa SK Bupati tentang Program Replikasi yang berkelanjutan bagi program YESS di Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Banjar, serta SK Bupati atau regulasi terkait peran dan kesepakatan bersama SKPD dan multistakeholder tingkat Kabupaten Banjar sebagai Rencana Tindak Lanjut (RTL) DMSF 2024.
Pertemuan ini juga mengharapkan program YESS dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi pengembangan wirausaha muda di bidang pertanian di Kabupaten Banjar.(Olpah Sari).
