Strategi DPRD Kalsel, Perkuat Bank Kalsel, Ekonomi Lokal Makin Bergeliat
Sebagai bagian dari proses pendalaman materi, BP-Perda DPRD Kalsel melakukan studi komparasi ke DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa hari lalu. (Foto-Humas DPRD Kalsel).
DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah menggeber penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penambahan Modal Bank Kalsel. Langkah strategis ini ditargetkan dapat memperkuat peran Bank Kalsel sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (BP Perda) DPRD Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, menegaskan bahwa penambahan modal adalah upaya penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan modal yang lebih besar, Bank Kalsel dapat menyalurkan kredit lebih luas, mendukung UMKM, dan menggerakkan roda bisnis lokal,” kata Gusti Iskandar.Dalam proses penyusunan Raperda, BP Perda melakukan studi komparasi ke DPRD DI Yogyakarta pada 19–21 September 2025. Tim DPRD Kalsel mempelajari praktik terbaik pengelolaan penyertaan modal pada bank pembangunan daerah (BPD) lain. Hasil studi ini menjadi acuan untuk menyusun regulasi yang efektif dan berdampak maksimal bagi perekonomian Kalsel.Raperda penambahan modal ditargetkan rampung sebelum pembahasan APBD 2026, sehingga dana tambahan bisa segera digunakan untuk memperkuat operasional dan kapasitas Bank Kalsel. Penyelesaian tepat waktu diyakini akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru.Penambahan modal Bank Kalsel memungkinkan bank lebih agresif menyalurkan kredit, terutama untuk sektor UMKM dan usaha lokal lainnya. Ekspansi bisnis ini diprediksi akan membuka peluang kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat inovasi di tingkat lokal.
Gusti Iskandar menekankan pentingnya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan Bank Kalsel agar setiap kebijakan yang diambil memberikan hasil maksimal.
“Dengan dukungan modal tambahan, Bank Kalsel diharapkan mampu menjadi katalis pertumbuhan ekonomi Kalsel, mendorong bisnis lokal, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh,”tandasnya.(Olpah Sari)
